“Bawakan Aku Anggur!” “Bawakan Aku Makanan Lebih Banyak Lagi!”

 Malam yang sama, Sri Caitanya menjadi larut dalam suasana hati Sri Balarama yang penuh kebahagiaan dan berseru, “Bawakan Aku anggur! Bawakan Aku anggur!” Para penyembah tidak tahu harus berbuat apa sehingga mereka membawakan kendi berisi air Gangga. Sri Caitanya meminumnya dengan sangat gembira seolah-olah itu memang anggur. Sri Caitanya seringkali hanyut dalam gelombang-gelombang kebahagiaan rohani saat kirtana-kirtana sepanjang malam ini. Suatu malam Sri Caitanya berdiri terpaku, dalam posisi badan berlekuk tiga seperti Sri Krishna, tapi kemudian, karena larut dalam mood seorang penyembah, Dia tiba-tiba mengejar para Vaisnava, berusaha menyentuh kaki mereka.

Pada malam lain, Sri Caitanya minta dibawakan makanan. Para penyembah bergegas pergi lalu membawakan banyak hidangan. Sri Caitanya me-makan semuanya dan kemudian berteriak, “Kichu deha’ khai Kichu deha’ khai” (Beri Aku makanan! Beri Aku makanan!). Para penyembah bergegas pergi lagi lalu membawakan makanan dalam jum-lah besar dan kembali Caitanya Mahaprabhu memakan semuanya dalam beberapa detik saja. Ratusan bakul nasi manis, yogurt, sandesa, rasagulla, dan produk olahan susu dilahap dalam sekejap dan masih juga Sri Caitanya berseru, “Kichu deha’ khai! Para penyembah bingung. Tiba-tiba seseorang ingat lila Krishna bersama Bukit Govardhana dan mereka mempersembahkan beberapa lembar daun tulasi kepada Sri Caitanya. Sri Caitanya memakan daun tulasi itu dan menjadi puas sepenuhnya.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s