Apakah Urutan Maha-mantra di dalam Kalisantarana Upanisad Telah Diubah?

Orang yang mengajukan pertanyaan seperti ini telah men-dapatkan informasi yang salah sehingga kemudian mereka sampai pada kesalahpahaman bahwa maha-mantra pada mulanya dimulai dengan Hare Rama dan kemudian ada yang mengubahnya sehingga menjadi dimulai dengan Hare Krishna. Ini bukanlah kebenaran.

Ada yang mengatakan bahwa Sri Caitanya Mahaprabhu mengubah urutannya disebabkan oleh adanya keberatan dari pihak para smarta-brahmana, bahwa urutan dimana Hare Krishna yang lebih dahulu hanyalah untuk para brahmana. Namun kebenaran dari hal ini belum terbukti.

Mereka yang menyatakan seperti itu kadangkala mengutip edisi Kali-santarana Upanisad yang diterbitkan oleh Venkatesh Press, Mumbai, yang menyatakan bahwa maha-mantra dimulai dengan Hare Rama, Hare Rama, Rama Rama, Hare Hare, kemudian diikuti dengan Hare Krishna, Hare Krishna, Krishna Krishna, Hare Hare.

Akan tetapi, Kalisantarana Upanisad terbitan-terbitan sebelumnya menyatakan dengan jelas bahwa maha-mantra dimulai dengan Hare Krishna, bukan dengan Hare Rama. Terbitan-terbitan sebelumnya ini masih tersimpan di perpustakaan-perpustakaan di Kalkuta dan jaipura, India. Terdapat pula banyak naskah Veda absah yang menyajikan maha-mantra dimulai dengan Hare Krishna. Berikut beberapa di antaranya:

 Ananta-Samhita:

hare krishna hare krishna krishna krishna hare hare

hare rama hare rama rama rama hare hare

soda-saitani namani dvatrinsad vama kani hi

kalau yuge maha-mantrah sammato jiva tarane

“Hare krishna hare krishna krishna krishna hare hare

hare rama hare rama rama rama hare hare.

 Hari-nama maha-mantra ini terdiri atas enambelas nama dan tigapuluh dua suku kata. Pada Kali-yuga mantra ini dapat menyelamatkan semua jiva.”

Di dalam kitab Brahma Yamala,

Dewa Siva menyatakan:

harim bina nasti kincat papani-starakam kalau

tasmal-lokod-dharana-artham hari-nama prakasayet

sarvatra mucyate loko maha-papat kalau yuge

hare-krsna-pada-dvanavam krsneti ca pada-dvayam

tatha hare-pada-dvanavam hare-rama iti dvayam

tad-ante ca maha-devi rama rama dvayam vadet

hare hare tato bruyad harinama samud dharet

maha-mantram ca krsnasya sarvapapa pranasakamiti

“Wahai Mahadevi! Lihatlah! Pada Kali-yuga tidak ada cara yang lebih mudah untuk menghapuskan dosa daripada Sri hari-nama. Karena itu, sangatlah penting untuk menyebar-luaskan sri hari-nama di kalangan masyarakat kebanyakan. Orang-orang pada Kali-yuga dapat dibebaskan dari neraka yang paling mengerikan dengan sangat mudah dengan cara melakukan sankirtana maha-mantra ini. Untuk mengucap-kan maha-mantra, pertama ucapkan hare krishna duakali, kemudian ucapkan krishna duakali, kemudian hare duakali. Setelah itu, ucapkan hare rama duakali, kemudian rama duakali dan kembali hare duakali. Orang hendaknya menyanyikan, mengucapkan, dan melakukan sankirtana maha-mantra Sri Krishna ini, yang menghancurkan segala dosa.”

 

Hare Krishna, Hare Krishna Krishna Krishna, Hare Hare

Hare Rama, Hare Rama Rama Rama, Hare Hare

Apa itu mantra? Dalam Bahasa Sanskerta, man berarti “pikiran” dan tra berarti “membebaskan”. Jadi sebuah man­tra adalah kombinasi suara rohani yang mampu mem­bebaskan pikiran dari kecemasan hidup di dunia fana ini.

Ada banyak mantra yang bisa ditemukan dalam Kitab Suci Veda yang sangat luas itu. Misalnya Mantra Gayatri, yang sudah sangat dikenal masyarakat. Akan tetapi, Sastra Veda yang sama menyebutkan satu mantra sebagai maha-mantra (mantra tertinggi). Kitab Kalisantarana Upanisad (bagian dari Yajur Veda), sloka 5, menjelaskan, “Enambelas kata ini—Hare Krishna, Hare Krishna, Krishna Krishna, Hare Hare, Hare Rama, Hare Rama, Rama Rama, Hare Hare—secara khusus diperuntukkan guna menangkal pengaruh buruk zaman pertengkaran dan kecemasan ini (zaman Kali atau Kali-yuga).”

Kitab Narada-pancaratra menambahkan, “Semua man­tra dan proses keinsafan jati diri telah terkanaung di dalam maha-mantra Hare Krishna.”

Kata Krishna berarti “yang maha-memikat”, kata Rama berarti “yang maha-membahagiakan”, dan kata Hare adalah panggilan kepada energi bhakti Tuhan. Jadi maha-mantra berarti, “Oh Tuhan yang maha-memikat dan maha-mem­bahagiakan, mohon menyibukkan hamba dalam bhakti kepada-Mu.”

Ucapkanlah maha-mantra Hare Krishna senantiasa maka hidup Anda akan cemerlang!

Disusun oleb Tim Hanuman Sakti

Penerbit: Hanuman Sakti, anggota IKAPI.

Cetakan Pertama: 2010 – 3.000 exp.

Cetakan Kedua: 2012 – 3.000 exp.

Bagi yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut dapat menghubungi: Hanuman Sakti

Telp. 021 – 75873676, 0361 – 9162233

E-mail: hanumansakti@pamho.net

 

Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Dewan Pengurus Pusat (DPP)

Sampradaya Kesadaran Krishna Indonesia

ISKCON For Indonesia

Sekretariat: Jln. Tukad Balian No.l08 x, Denpasar-Bali

Telp. (0361) 7424193, Hp. 08123953107, 081338179456

e-mail: sakkhi@yahoo.com, gitasakkhi@gmail.com,

website: http://iskcon.or.id/ (alamat temple lengkap), https://www.facebook.com/groups/sakkhi/

  1. Sri-Sri Jagannatha-Gaurangga Ashram, Jln. Tukad Balian, No. 108x, (1 km sebelah selatan STIKES BALI) Sidakarya. Telp: (0361) 7424193, 08123881076.
  2. Sri-Sri Radha-Rasesvara Ashram, Jln. Tanah Suci, Br. Blumbungan, Sibang Cede, Abiansemal, Badung. Telp: 08113805979.
  3. Sri-Sri Nitai-Gaurangga Ashram, Banjar Sayan, Baleran, Desa Werai Buana, Mengwi. Telp: 081244835790.
  4. Sri-Sri Radha-Madhava Ashram, Jalan Raya Siangan, Br. Loka Sraria, Bitera, Gianyar. Telp: 085333591729.
  5. Sri-Sri Radha-Kunjavihari Ashram, Banjar Celuk, Desa Paksebali, depan lapangan tembak, Klungkung. Telp. 08123656901.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s